Luxina.id, Di tengah gema semangat Raden Ajeng Kartini yang terus menemukan relevansinya dari generasi ke generasi, Tobatenun bersama KSP Tunas Mulia Unggul menghadirkan sebuah perjamuan bertajuk “Tenun Berdaya”. Bertempat di Sopo Del Tower, Jakarta, perhelatan ini bukan sekadar selebrasi, melainkan refleksi tentang bagaimana perempuan masa kini merawat akar budaya sambil menegosiasikannya dengan ritme hidup modern yang terus bergerak. Di ruang yang lega dan sarat makna, tenun menjelma menjadi medium ekspresi yang hidup.

Tenun Berdaya dari Danau Toba
“Tenun Berdaya” membuka ruang bagi perempuan untuk merayakan identitas melalui wastra, dengan menghadirkan karya perajin dari kawasan Danau Toba ke dalam lanskap urban. Ulos ditafsir ulang dalam siluet yang lebih ringan dan fleksibel, menjadikannya relevan untuk keseharian. Sepuluh perempuan dari berbagai latar hadir sebagai host, masing-masing membawa narasi personal dalam balutan Tobatenun yang ditata dengan sensibilitas modern. Hasilnya adalah sebuah potret kolektif tentang perempuan Indonesia yang tidak tunggal, melainkan berlapis dan dinamis.

Tenun dan Relevansi
Motif-motif khas seperti Ragi Idup, Tumtuman, Sadum, hingga Sibolang tampil dalam bahasa visual yang segar. Di tangan kreatif Tobatenun, tradisi tidak diposisikan sebagai artefak masa lalu, melainkan sebagai fondasi yang terus berkembang. Pernyataan Moza Pramita menegaskan bahwa tenun hari ini bukan hanya tentang pelestarian, tetapi tentang relevansi. Sebuah upaya menjembatani warisan dengan perspektif baru, tanpa kehilangan esensinya.

Atmosfer perjamuan semakin hidup melalui tari tradisional dan sesi manortor yang mengundang partisipasi para tamu, menciptakan kehangatan yang terasa organik. Dukungan dari Manjusha Nusantara, Wardah oleh Paragon Corp, serta Dapur MM melengkapi pengalaman yang tidak hanya visual, tetapi juga kultural. Pada akhirnya, “Tenun Berdaya” mengingatkan bahwa modernitas tidak pernah menuntut kita untuk melepaskan akar. Justru dari sanalah perempuan Indonesia menemukan kekuatan untuk melangkah lebih jauh, dengan identitas yang utuh dan penuh percaya diri.



Sumber Berita : https://luxina.id/tenun-berdaya-dari-toba-tenun-dan-ksp-tunas-mulia-untuk-hari-kartini-memperkuat-wastra-menjadi-bahasa-cantik-perempuan-modern
