Tenun Berdaya, Ekspresi Gaya dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Bersama Tobatenun

femina.co.id, Melestarikan warisan budaya tak cuma memakai wastra, tapi juga menghidupkannya dalam konteks yang relevan dengan gaya hidup modern.

Tobatenun bersama KSP Tunas Mulia Unggul menghadirkan Tenun Berdaya, sebuah acara yang memadukan kekuatan budaya, ekspresi gaya, dan pemberdayaan ekonomi perempuan. 

Bertempat di Studio dan Gallery Tobatenun, Sopo Del Tower, Jakarta, acara yang digelar akhir bulan lalu itu jadi ruang apresiasi bagi perempuan untuk mengekspresikan identitas melalui wastra, sekaligus mengangkat karya para perajin perempuan dari kawasan Danau Toba, Sumatra Utara. 

Dalam Tenun Berdaya, kain tradisional seperti ulos ditampilkan dalam interpretasi gaya lebih segar, fleksibel, dan adaptif terhadap dinamika kehidupan urban. 

Sepuluh perempuan dari berbagai latar belakang dan profesi hadir sebagai host dalam perjamuan ini, yaitu Metta AriestaDewi Assa’adIra RamelanDeti SupandiAstrid SoelemanIra SchulzTiroy SilitongaCut SarahIndira TantriPutri Said, dan Angellia Sylvia Lala

Mereka tampil menawan mengenakan kain Tobatenun dengan styling oleh tim kreatif Tobatenun. Ada berbagai motif khas terlihat pada penampilan mereka, seperti Ragi Idup, Tumtuman, Sadum, hingga Sibolang. Tenun pun melenggang mulus sebagai bagian dari gaya hidup kontemporer. 

“Setiap karya yang kami hadirkan adalah upaya untuk menjembatani tradisi dengan perspektif baru agar tetap hidup, berkembang, dan memiliki makna bagi generasi hari ini,” ujar Moza PramitaChief Marketing Officer Tobatenun. 

Selain sesi styling, acara ini menampilkan pengalaman budaya yang autentik melalui penampilan tari tradisional serta sesi manortor–aktivitas menari Tor-tor–yang melibatkan para tamu dalam vibes hangat dan penuh kebersamaan. Para tamu juga ikut mengembangkan jejaring dan menjemput peluang usaha.

Para tamu turut menikmati curated showcase dari berbagai jenama fashion kolaborator, serta diajak mengeksplorasi koleksi eksklusif Tobatenun. “Tenun menjadi simbol bahwa kekuatan itu selalu berakar dari identitas.” komentar Dewi Assa’ad, salah seorang host. 

Melalui Tenun Berdaya, warisan budaya yang dikembangkan bersama komunitas perempuan Indonesia bisa melahirkan sesuatu yang berdaya, berdampak, dan berkelanjutan.

Sumber Berita : https://femina.co.id/lifestyle/tenun-berdaya-ekspresi-gaya-dan-pemberdayaan-ekonomi-perempuan-bersama-tobatenun

Scroll to Top